Laman

Jumat, 26 September 2008

Tugu Muda - Lawang Sewu : Memotret Malam

Setelah menjepret Poncol, makan soto di Pusponjolo, tujuan kami berikutnya adalah Tugu Muda dan Lawang Sewu, maka kami memarkir mobil di Lawang Sewu. Karena hanya berdua, maka kami mengurungkan niat masuk ke Lawang Sewu..yah..wajar sekali, mengingat itu pukul 19.00 WIB dan malam kamis (hubungane opo)...Tidak banyak yang bisa diambil di sini, walaupun banyak orang yang foto-foto di sini (meninggalkan tarawih..laknat !!!). Berbagi ilmu dengan Pras mengenai teknik memotret malam. Saya diajari menggunakan ISO yang rendah dengan Shutter Speed hingga 1 detik...wuiiih..hasilnya cukup menakjubkan. Terima kasih atas ilmunya, Pras. Setelah beberapa jam menjepret, kami pulang dengan satu kesimpulan, untuk dapat memotret malam dengan baik tanpa menggunakan tripod, yang diperlukan adalah kekuatan bisep dan trisep serta otot bahu, untuk mempertahankan posisi freeze supaya foto tidak shake, dengan kata lain perbanyaklah angkat beban atau push-up, atau lebih gampangnya, GUNAKAN TRIPOD !!!

Lawang Sewu dari Tugu Muda


Pras dan Lawang Sewu


Kurva


Tugu Muda Tenggelam


Lima


Ada Salib di Atas Kepala Pras

Poncol : Menjelang Maghrib

Jalan-jalan di Stasiun Poncol bersama Pras. Berawal dari omong kosong, akhirnya kami berangkat juga, belajar memotret (haalaah). Pukul 17.10 kira-kira sampai di Poncol, suasana lumayan ramai, maklum hari-hari mudik lebaran, matahari sudah mulai turun, segera tenggelam. Mulailah kami menjepret..pretttt ! Enjoy !


Ada Rafia di Poncol (???)


Sendiri


Through The Window


The Train


Ada Rafia di Poncol pt.2 (??)


Kereta Usang Terlupakan


Langit Violet Poncol


Tanpa Karcis Peron, dilarang masuk


Mudik Bawa Ayams


Kereta Mau Berangkat


Bangku yang Kosong


Dunia Luar


Menunggu Dijemput Bapak


Jalan Keluar


Kereta dan Lampu

Selasa, 23 September 2008

Acuhkan Saja : Exploring the Unexplored


Yang Telah Tiada


Sumber dan Hasil


The Secret Escape


Tua Renta


Yang Indah


Ujung Jalan yang Berakhir


Osteoporosis


Refleksi Diri


Sebatang Kara


Some Kind of Monster


Suduttidakbersudut


Jalan Tikus


Ku Tak Mampu Melangkah Lagi


Kunci Keseimbangan


Memori yang Tak Mudah Tertiup Angin


Menutupi Dosa


Batas Kehidupan yang Lain


Covering the Deep


Gantung Diri


Into the Blinding Light


Jalan Kehidupan

Foto-foto ini diambil di sekitar kost. Mengeksplorasi yang tidak pernah diperhatikan orang lain. Menarik sekali. Enjoi dan bantai !!

anak-anak SD desa Datar Jepara


Yang Berprestasi


Juara Lomba Balapan Makan Karung (lho)




Perkenalkan : Si Unyil Juara Lomba Makan Kelereng (lho)



Sobat Kental Sekental Wasgitel

Penghuni Baris Belakang


Jangan Berpangku Tangan Hey Gadis (haalaah)


Kandani Jawabane


Seurieus


Soleh Bocah Sendangkidul


Nulis Nulis

Saat KKN Juli - Agustus lalu, di Mayong, Jepara, mengajar SD adalah salah satu kegiatan pendamping. Banyak hal yang saya dapatkan dari pengalaman interaksi dengan anak-anak SD di situ. Tragis memang, banyak siswa yang punya niat dan kemauan setinggi langit, tetapi dorongan lingkungan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi sama sekali kurang. Dana, dan terutama adalah kesadaran pentingnya pendidikan untuk kehidupan yang lebih layak merupakan musababnya. Sempat saya merasa trenyuh, melihat anak-anak yang setiap malam belajar di musholla dusun hanya karena kurangnya penerangan di rumahnya, dan tidak adanya bimbingan dari orangtua sendiri. Hell no !! Tetap semangat ya le, nduk !!